Di Aryawidura 5/4 #GBB Digelar
Jum’at, 4 November 2011, Rumah Kata Bogor, salah satu komunitas di bidang kebudayaan dari Bogor, menyelenggarakan acara yang disebut Gempita Bulan Bahasa. Acara ini disponsori oleh Indosat.
Penyelenggaraan acara ini melibatkan berbagai media dan komunitas. Dari media radio dan TV, ada RRI Bogor, Sipatahunan FM, dan Megaswara TV. Dari media cetak, ada Jurnal Bogor, Radar Bogor, Lintas Bogor, dan Kompas.
Sedangkan dari komunitas, hadir dalam acara tersebut perwakilan komunitas blogger dari Bogor, Bekasi, Banten, Jakarta, Depok, Semarang, dan Surabaya. Belum lagi Komunitas Planet Senen dan Komunitas Penyair Twitter yang tergabung dalam akun @sajak_cinta. Bahkan mereka menyempatkan diri tampil di panggung musikalisasi puisi dan jazz.
Ada lagi komunitas seni marawis, selain membawa para pemain marawis, juga membawa rombongan peserta sebanyak 15 orang. Begitu pula dengan teater Sada Bumi, yang membawa pelajar-pelajar SMA Kota Bogor untuk menyaksikan pementasan teater dari teman-temannya yang belajar di teater Sada Bumi. Peserta juga hadir dari kalangan guru SMP/SMA, pesantren, dosen, dan mahasiswa.
Publikasi sebelum acara dikoar-koarkan melalui facebook, twitter, blog, radio RRI dan Sipatahunan FM, milis, undangan, leaflet, spanduk, dan kegiatan rutin blogger bogor #IT Corner di toko buku Gramedia Plaza Ekalokasari.
Ada tiga acara pokok yang telah dilangsungkan dalam acara “Gempita Bulan Bahasa”.
- Klinik Bahasa
Menampilkan 3 orang pembicara dan 3 moderator
a. Salah Guna Kata oleh Khrisna Pabichara dengan moderator Erfano Nalakiano
b. Menulis di Dunia Maya oleh Ivan Lanin dengan moderator Mataharitimoer
c. Sastra dan Bahasa Indonesia oleh Zenhae dengan moderator WKF atau Wong Kam Fung - Apresiasi Seni
- Pembacaan puisi dari pegiat sastra di Rumah Kata Bogor, komunitas @sajak_cinta, dan yang paling menarik perhatian penonton adalah pembacaan puisi dari Feni Rose, mantan presenter SILET yang membacakan puisi karya Khrisna Pabichara berjudul Peri yang Masih Mencari Selendangnya.
- Teater Sada Bumi pimpinan Jibal Windiaz menampilkan cerita berjudul Indonesia Anak Air Mata.
- Seni tradisional pesantren, Marawis. Komunitas pencinta seni marawis Lasykar Syudja’i pimpinan Ustadz Dadang dari Pesantren Daarul Uluum memeriahkan suasana saat proses registrasi berlangsung.
- Seni tradisional Sunda, calung, yang dimainkan oleh grup calung Gorobog dari Bandung turut mengocok perut dan menyegarkan suasana saat rehat mengisi waktu maghrib hingga Isya.
- Musikalisasi puisi menampilkan seorang penyanyi opera, Sastrani Titaranti yang berduet dengan Erha Limanov dan diiringi oleh irama jazz Idang Rasjidi. Tampil juga seorang polisi, Abah Zoer, dan Khrisna Pabichara membacakan puisi, dengan iringan musik jazz dari Idang Rasjidi.
- Konser Jazz dan Klinik Musik Idang Rasjidi
Dalam konser ini Idang berbagi pengalaman dan pengetahuannya sekaligus kepada penonton. Ia memperkenalkan tentang etika berkesenian, khususnya bermusik sama dengan etika dalam kehidupan. Konser Jazz merupakan puncak acara yang tak membuat penonton pulang sebelum usai.
Terima kasih buat Indosat yang telah menjadi sponsor utama kegiatan ini.
Berita Foto dapat dilihat pada Galeri -> Gempita Bulan Bahasa


01/12/2011 - 09:26
IgAH6u qrtmrrwybplw
30/12/2011 - 17:18
Semoga menjadi kegiatan tahunan kebudayaan yang selalu ditunggu-tunggu